Popong Sangat Siap Menghadapi Kondisi DPR

Blog.centroone.com – Acara Rapat paripurna ke-2 DPR dimulai kembali pada hari Kamis (2/10/2014), dini hari pada pukul 02.00 WIB.

Pimpinan Rapat DPR popong Orje Djundjuanan bertanya pada anggota DPR baru yang mengikuti rapat apakah rapat harung dilanjutkan, Tanya Popong.

Secara garis besar pada anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna bersahut-sahutan menyebut untuk melanjutkan acara sidang itu, untuk melanjutkan pembacaan kesimpulan lobi antar petinggi fraksi yang berlangsung sebelumnya.

popong

Sedikit dari Anggota DPR yang tidak setuju untuk melanjutkan acara sidang itu salah satu dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Qadir Karding melalui mix ia mengatakan dengan bersikeras agar tidak melanjutkan sidar paripurna ini dan melanjutkan pada esok pagi harinya.

Pernyataan salah satu dari kader Partai Golkar itu kembali menyela dengan mengatakan “maaf bapak,” berkali-kali, Karding kemudian menegaskan hak nya untuk berbicara.

Dia mengatakan “Tolong saya diberi kesempatan, saya dari anggota DPR nomor 55, alangkah baiknya, teman-teman yang tidak bersepakat diberikan kesempatan,” terang Karding”.

Ia Karding belum sempat bicara soal penundaan Rapat, Popong kemudian memotong omongan Karding dengan bali menegaskan bahwa seorang pimpinan juga mempunyai hak.

Ia kemudian mengingatkan Karding bahwa mayoritas pimpinan fraksi yang hadir ke ruang lobi sudah bersepakat agar rapat dilanjutkan hingga pimpinan DPR dipilih.

“Kami ingin memberikan penghargaan pada yang mayoritas, mayoritasnya daro lobi itu adalah lanjut, mohon maaf,” ujar Popong yang membuat Karding terdiam.

Popong masih bisa memimpin rapat hingga Kamis dini hari, padahal ia sejak Rabu (1/10) dini hari sudah bersiap-siap mengikuti serangkaian prosesi pelantikan anggota DPR RI periode 2014-2019.

Popong beserta lebih dari 500 anggota DPR baru itu sejak Rabu pagi pukul 06.00 WIB sudah bersiaga di monumen Lobang Buaya, Jakarta Timur untuk menghadiri upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila, bersama Presiden Susilo Bambang Yudoyono.

Karena ia merupakan anggota DPR tertua, ia pun ditunjuk sebagai Ketua DPR sementara bersama Ade Rezky Pratama yang merupakan anggota DPR termuda yang masih berumur 26 tahun.

Popong memimpin rapat sejak Rabu siang, dan berlangsung hingga Kamis dini hari, karena fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan fraksi lain pendukung Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK), menolak mekanisme pemilihan pimpinan DPR.

Tanpa meminta izin dari pimpinan rapat, Ana lalu menyampaikan keberatannya pada Popong, cuma karena anggota DPR asal Jawa Barat itu tidak mengucapkan “rapat konsultasi ditutup.”

Ana mengaku punya rekaman rapat tersebut, ia lalu menunjukan para peserta rapat USB flask drive atau USB tempat ia menyimpan data tersebut.

“Saya minta rekaman ini diputar,” kata Ana.

Namun Popong bersikeras bahwa Ana tidak bisa melakukan hal itu, dan mengingatkan bahwa sekarang agendanya adalah mendengarkan pemaparan dari tiap fraksi tentang usulan nama Ketua DPR, dan empat orang wakil nya.

Akan tetapi Ana tidak bergeming dengan pernyataan Popong, ia terus saja menyampaikan keberatannya itu dengan nada tinggi.

Tak ayal lagi aksi Ana memicu dukungan dari anggota DPR asal PDIP yang memang tidak setuju pemilihan pimpinan DPR dilakukan melalui voting sesuai Undang-Undang (UU), MPR, DPR, DPD dan DPRD, dan berharap sidang dilanjutkan pada pagi hari. Mereka lalu mendekati meja Popong, sembari berteriak-teriak dan menunjuk-nunjuk perempuan tersebut.

mendekati meja Pipiberteriak-teriak sembari menunjuk-nunjuk Popong. Mereka adalah Masington Pasaribu yang baru kali itu dilantik menjadi anggota DPR, pengacara kondang Henry Yosodiningrat dan Aria Bima.

Dari kader PDIP memaki-maki popong dengan berujung sia-sia, karena rapat akan tetap dlanjutkan dengan agenda pemaparan dari setiap fraksi.

Kepada Wartawan seusai sidang ia angkat bicara bahwa ia tidak merasa ketakutan saat disambangi oleh belasan kader PDIP, dan dimaki-maki.

Popong merupakan Istri mantan Wali Kota Bandung, Otje Djundjunan ia mengatakan ia sudah lima kali lolos ke Senayan, dan sudah terbiasa dengan situasi seperti ini.

Popong mengatakan dengan logat sunda nya yang khas. “Eta mah biasa, kalau kita terjun ke dunia politik harus siap mental dan kalau tidak siap ya jangan masuk ke dalam politik atuh.” berita terbaru indonesia

 

 

Be Sociable, Share!
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • Delicious
  • Google Reader
  • LinkedIn
  • BlinkList
  • Digg
  • Google Bookmarks
  • HackerNews
  • MSN Reporter
  • Myspace
  • Posterous
  • Reddit
  • Sphinn
  • Tumblr

    Related posts:

    1. Trik Politik Murahan Partai Demokrat
    2. Keluarga ini Menyiapkan Berbagai Bekal Untuk Menghadapi Kiamat
    3. iOS 8 Sudah Siap
    4. Anggaran Untuk Rapat Pemerintah SBY Capai Rp 33 T
    5. Ahok:Rakyat Memilih Saya, Bukan Karena Gerinda

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


    Refresh