Tato Menteri Kelautan dan Perikanan

Blog.centroone.com – Media sosial Facebook maupun Twitter ramai memberitakan menteri kita dari Kelautan dan Perikanan, tentu pemberitaan tersebut mengenai tentang Perokok, bertato maupun kisah kesuksesan perempuan ini, susi menjelma jadi makanan media diaantara 34 Menteri Kabinet kerja di pemerintahan Jokowi-JK.

Mengenai Tako yang ada di tubuh ibu menteri tersebut menjadi teka teki selama ini. Foto yang beredar di Media sosial Twitter, seperti akun @ewinmine, terlihat jelas burung Phoenix yang berada pada pergelangan kaki kanannya. Senter berhembut bahwa tato yang ada adalah gambar lobster.

Secara mitologi mesir, Phoenix adalah jenis burung api yang melegenda. Burung Phoenix ini digambarkan memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah dan keemasan.

Susi dengan baru dua hari bekerja, Dia langsung membuat gebrakan dengan terobosan baru yakni membuka data kepemilikan kapak yang ada di indonesia. Langkah ini di buat agar meningkatkan transparansi kepemilikan kapal di indonesia.

Pemilik maskapai Susi Air itu sudah memerintahkan jajarannya untuk segera mendata seluruh kapal yang ada di Indonesia. Baik kapal yang dikeluarkan oleh PKP, asing, maupun kapal milik warga Indonesia buatan asing. “Saya baru Jumat besok dapat data-data jumlah kapal yang ada di Indonesia,”kata Susi pada wartawan di Jakarta, Selasa (28/10).

Dilansir Wikipedia, perjalanan karier Susi sungguh layak diteladani. Setelah tidak lagi bersekolah, dengan modal Rp 750 ribu hasil menjual perhiasan, pada 1983 Susi mengawali profesi sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya terus berkembang, dan pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek “Susi Brand”.

Bisnis pengelolahan ikanya melebar dengan pasar hingga Asia dan Amerika, ketika itu susi memerlukan sarana transportasi udara yang dengan cepat mengangkut dan mengirimkan lobster ikan kepada pembeli baik dalam ataupun luar negeri.

Pada 2004, Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp20 miliar menggunakan pinjaman bank. Melalui PT ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki itu ia gunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang. Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air.

Dua hari setelah gempa tektonik dan tsunami Aceh melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, Cessna Susi adalah pesawat pertama yang berhasil mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di daerah terisolasi. Peristiwa itu mengubah arah bisnis Susi.

Disaat bisnis perikanan mulai merosot, susi menyewakan pesawatnya itu semula digunakan untuk mengangkut hasil dari laut untuk misi kemanusiaan. Selama kurang lebih 3 tahun perusahaan ini berkembang pesat hingga sekarang memiliki 14 Pesawat yang ada di Balikpapan, papua, Jawa dan Sumatera.

Perusahaan sekarang telah memiliki 32 pesawat Cessna Grand Caravan, 9 Pesawat Pilatus Porter, 1 Pesawat Diamond star dengan total perusahaannya memiliki50 pesawat terbang. berita terbaru indonesia

 

Be Sociable, Share!
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • Delicious
  • Google Reader
  • LinkedIn
  • BlinkList
  • Digg
  • Google Bookmarks
  • HackerNews
  • MSN Reporter
  • Myspace
  • Posterous
  • Reddit
  • Sphinn
  • Tumblr

    Related posts:

    1. Tawaran Kursi Menteri ke Gerindra
    2. Tato-tato Angelina Jolie dan Artinya yang Mendalam
    3. Pesawat Terbang Buatan Petani China
    4. Selebritis Pria Indonesia yang Terlihat Seksi dengan Tato
    5. Artis Wanita Indonesia yang Kencanduan Tato

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


    Refresh